Berjalan kaki dari ujung gang aku dengan langkah asing. Ujung atas tiang gerbang semakin jelas, ini yang pertama ? Iya, yang pertama. Mungkin hanya untuk aku. Sepi, ya karena hanya siswa baru yang berangkat pagi ini, rapi dengan pakaian putih biru. Kakak osis pun sudah rapi dengan jaket almamater merahnya, meneriaki adek kelas baru yang datang terlambat.
Sebelum ini aku sudah bertekad, emm.. bukan bertekad juga sih bahasanya. Yang jelas aku bakal bersikap -sok kenal biar banyak kenalan-
"hai, boleh ya duduk disini ?'' kataku pada gadis berjilbab abu-abu ditengah lapangan. Jujur, tidak serasi dengan baju putih birunya.
"boleh kok, sini. Nama ku Anggi, nama mu siapa ? " katanya sambil melihat ku. Kesan pertama, dia ramah ya ?
"eh aku Tesa. Dari SMP mana, nggi ?"
"SMP 3 Galunggung, kamu sendiri dari mana ?"
"aku sih murid pindahan dari luar kota, dari SMP 2 Krian"
Sekian tahap awal perkenalan, kita diam mendengarkan kakak kelas di depan, ini kenalan pertama ku di sekolah baru. Dulu aku pernah aku pernah punya sahabat-sahabat, dan satu sahabat paling dekat kenalan dari awal kelas 1 SMP. Disini aku memang ingin ada dia yang sama, Anggi ? Hmm..
Blablabla~
Ternyata ada pembagian kelas MOPDB, aku dan kenalan pertama ku pisah.
Pernah nggak ada ditempat asing dan terasa kamu benar-benar terasingkan ? Hari ini aku merasakan. Tanya saja aku bagaimana rasanya ? Serasa pengen jambak :$
Adaptasi susah ya ? Ibaratnya kamu harus pelan-pelan menulis di kertas baru dengan rapi, dengan hati. Padahal dikertas sebelumnya kita sudah selesai menulis dengan apik, indah, dan membuat senyum kecil setiap membukanya. Melelahkan harus mengulang membuat tulisan rapi yang indah lagi, paling tidak mirip dengan halaman sebelumnya agar membuat senyum kecil yang baru.
Komentar
Posting Komentar