Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2014

Gravitasi

Dimas. Dia adalah salah satu nikmat Tuhan yang tidak mampu aku tiadakan. Meskipun kadang dia tiada. Entah kembali untuk waktu seberapa lama. Seberapa lama pun dia, seberapa jauh, dan seperti apa yang menjauhkan. Ada beberapa hal yang membuat ku percaya bahwa dia tetap kembali untuk ku. Tidak perlu mengatakan “Jangan lupakan aku” karena hanya akulah yang dia cari saat dia ingin berbagi, berbagi apapun itu. Aku dengan tenang memandangnya saat dia mulai berbagi hal yang menurutnya menarik, kemudian aku akan tersenyum saat dia berhenti sejenak untuk menyeruput Caffe Latte yang menjadi kesukaanya dan saat dia sadar bahwa aku terus-terusan memandanginya dia akan menyodorkan Cotton Candy Farppuccino pesanan ku. Bukan karena skenario seperti itu, karena memang sudah terbiasa. Kadang dia bercerita dengan semangat mekantar-kantar, kadang dia hanya diam tapi menuntutku harus mengerti apa ceritanya, kadang dia menatap manis dengan tangan kanan menggenggam cangkir putih, kadang di...