Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2013

Pada paragraf yang begitu singkat.

Pada paragragf yang begitu singkat. Kau sempat menulis bekas luka. Disana kau dan aku dahulu dengan tabah menyusun huruf demi huruf sambil belajar membuat narasi yang bahagia. Padahal akhir cerita tidak bersahabat dengan waktu dan sisa rindu disela kata terlalu lemah untuk patuh pada air mata. Tak ada jeda untuk kau tinggal disini. Biarkan aku membiarkan mu pergi. Pada paragraf yang begitu singkat ada ingatan yang berkarat. Disana aku dan kau terparangkap dalam kalimat pasif yang tak paham bagaimana cara menunggu. Sedangkan cinta mu telah di titik terdekat dan langkah ku telah lumpuh di tanda tanya terjauh. Tak ada celah untuk ku pergi dari sini. Biarkan aku membiarkan mu kembali.